Presiden Setuju Usulan Seleksi Ulang Hakim Agung

Selasa, 17 Januari 2006 | 19:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan mendukung penuh rencana Komisi Yudisial untuk melakukan seleksi ulang terhadap para hakim agung. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan bahwa para hakim benar-benar bersih dalam menjalankan tugasnya.

"Saya percaya penuh kepada Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial untuk menuju ke arah itu," kata Presiden dalam jumpa pers di kantornya.

Presiden mengatakan mendukung langkah
pihak manapun yang berupaya menegakkan hukum di
Indonesia, termasuk untuk memastikan praktik peradilan
berjalan sehat dan tidak menyimpang. Menurutnya,
Komisi Yudisial tentu sangat memahami lingkup tugasnya
dalam membenahi penegakan hukum.

Yudhoyono mengatakan, Komisi Yudisial telah melakukan konsultasi kepada dirinya selaku kepala pemerintahan, dan kepala negara beberapa waktu lalu.

Komisi Yudisial saat bertemu Presiden mengusulkan rencana untuk melakukan seleksi ulang terhadap para hakim agung. Langkah ini mereka nilai untuk membenahi Mahkamah Agung, menyusul terbongkarnya kasus jual beli perkara di lembaga peradilan tertinggi itu.

Presiden berjanji, juga akan melakukan langkah pembenahan pada lembaga penegakan hukum yang berada dalam kewenangannya seperti kepolisian, kejaksaan agung, serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan. budiriza






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: