Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

TNI Bantah Bunuh Ratusan Ribu Orang Timor
Kamis, 19 Januari 2006 | 12:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Markas Besar Tentara Nasional Indonesia membantah terlibat dalam pembunuhan ratusan ribu orang Timor Timur, saat wilayah itu menjadi bagian negara Indonesia pada 1975-1999.

"TNI tidak pernah memiliki catatan seperti itu saat melaksanakan tugas di Timor Timur," kata Kepala Dinas Penerangan Umum Kolonel Ahmad Yani Basuki, Kamis.

Ia dimintai komentar atas kesimpulan laporan Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi bentukan pemerintah Timor Leste. Dalam laporan setebal 2.500 halaman yang akan dibawa Presiden Xanana Gusmao ke Sekretaris Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan itu, disebutkan bahwa pemerintah dan militer Indonesia bertanggung jawab atas pembunuhan 183.000 orang Timor Timur selama 1975-1999.

Menurut Yani, saat bertugas di Timor Timur, TNI selalu menempatkan wilayah itu sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Misi TNI adalah menyelamatkan warga negaranya di sana, dari ancaman konflik yang ada," tuturnya.

Kesimpulan Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi disebutkan sebagai hasil wawancara dengan sekitar 8.000 saksi, keterangan pengungsi, dan laporan intelijen serta militer.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa militer Indonesia berusaha membasmi orang-orang Timor Timur. Caranya, meracuni pasokan makanan dan air dengan napalm dan bahan kimia lainnya.

Laporan yang sama menyebutkan, polisi atau tentara Indonesia bertanggung jawab atas 70 persen dari 18.600 pembunuhan atau penghilangan antara 1975 dan 1999. Dalam laporan juga disebutkan secara terinci penyiksaan masyarakat sipil. Budi S

Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB<spasi>brk72576<spasi>komentar dan kirim ke 9333


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Laporan ke PBB: Indonesia Bunuh 180.000 Orang Timor
Xanana Yakin Insiden Penembakan WNI Tak Pengaruhi Hubungan Diplomatik
Indonesia-Timor Leste Investigasi Penembakan Tiga WNI
Warga Eks Tim-tim Lempari Mobil Bupati
Kodam Udayana Perketat Perbatasan dengan Timor Leste
DPR Protes Penembakan Tiga WNI Oleh Polisi Timor Leste
Timor Leste: Penembak Tiga WNI Hanya Bela Diri
Evakuasi Tiga Jenazah dari Timor Leste Batal
Jenazah Belum Diserahkan, Massa Terobos Perbatasan Timor Leste
Departemen Luar Negeri Panggil Duta Besar Timor Leste
> selengkapnya...


Website

U.S. Department of State
United Nations (PBB)
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2006>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data