Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Indonesia Diminta Bersikap Keras kepada Timor Leste
Kamis, 19 Januari 2006 | 19:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Muladi meminta Pemerinta bersikap keras terhadap Timor Leste, agar tidak lagi menguatk-atik masa lalu.

"Jika Timor Leste tetap mengutak ngatik masa lalu, kita harus bersikap keras," kata Muladi kepada pers di kantornya, Kamis (19/01).

Ia mengungkapkan hal itu menyikapi langkah Presiden Xanana Gusmao menyerahkan hasil temuan pelanggaran hak asasi manusia yang dilaporkan oleh Commisao de Acqhimento Verdade e Reconsiliacao (CAVR) atau Komisi Penerimaan Kebenaran dan Rekonsiliasi Timor Leste kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa. Laporan tersebut akan diserahkan langsung kepada Sekretaris Jenderal PBB.

Muladi menilai, pada masa awal Timor Leste merdeka, penampilan Xanana sangat bagus. Dia antara lain
mengembalikan hubungan Indonesia Timor Leste menjadi mulus, membentuk Komisi Kebenaran dan Persahabatan, dan mengehendaki hubungan ke depan daripada masa lalu.

Namun pada akhir-akhir ini ada penampilan-penampilan aneh dari Xanana, seperti melaporkan tentang kekejaman Indonesia selama 24 tahun menguasai Timor Leste kepada Sekjen PBB Kofi Annan.

Padahal soal pelanggaran HAM berat bukan hanya dilakukan oleh orang-orang Indonesia, tapi juga oleh para pengikut Xanana. "Harusnya Xanana konsisten. Kalau sudah KKP, ya harus kebenaran dan friendship yang harus dikembangkan, jangan mencari masalah baru," ujar Muladi.

Ia yakin, tanpa Indonesia Timor Leste tidak bisa hidup dengan baik. Fanny Febiana


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menko Polhukam Minta Pengamanan di Perbatasan Diperketat
TNI Bantah Bunuh Ratusan Ribu Orang Timor
Laporan ke PBB: Indonesia Bunuh 180.000 Orang Timor
Xanana Yakin Insiden Penembakan WNI Tak Pengaruhi Hubungan Diplomatik
Indonesia-Timor Leste Investigasi Penembakan Tiga WNI
Warga Eks Tim-tim Lempari Mobil Bupati
Kodam Udayana Perketat Perbatasan dengan Timor Leste
DPR Protes Penembakan Tiga WNI Oleh Polisi Timor Leste
Timor Leste: Penembak Tiga WNI Hanya Bela Diri
Evakuasi Tiga Jenazah dari Timor Leste Batal
> selengkapnya...


Website

U.S. Department of State
United Nations (PBB)
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Paranoid dan Irasional
619 Pasien Dioperasi Gratis
Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan

<< January,2006>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data