|
Deplu Menilai Rekomendasi CRTR Tak Nyata
Jum'at, 20 Januari 2006 | 16:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Luar Negeri (Deplu) menilai rekomendasi yang disampaikan Komisi Penerimaan, Kebenaran dan Rekonsiliasi (CRTR) Timor Leste tidak sesuai dengan kenyataan.
"Rekomendasinya unreal karena dirumuskan hanya dari sudut pandang HAM murni," kata juru bicara Deplu, Yuri Thamrin, Jumat (20/1).
Selain itu, laporan yang akan disampaikan ke Sekjen PBB oleh Presiden Xanana Gusmao itu patut diduga disusun oleh orang-orang yang tidak mengetahui situasi dan kondisi yang sebenarnya terjadi di Timor Leste.
Laporan itu menyebutkan sebanyak 84 ribu-183 ribu orang terbunuh selama 24 tahun wilayah Timor Leste (dulu Timor Timur) berada di bawah kontrol Indonesia.
Yuri menegaskan ada komitmen kuat dari pemerintah Indonesia dan Timor Leste untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM di Timor Timur dalam kerangka rekonsiliasi melalui Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP). "KKP adalah wahana yang sah, pendekatan rekonsiliasi adalah jalan yang kita tempuh," ujarnya.
Maruli Ferdinand
INDEKS BERITA LAINNYA :
|