|
Deplu: Belum Ada Perjanjian Batas Laut dengan Timor
Jum'at, 27 Januari 2006 | 17:08 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Perjanjian Politik, Keamanan, dan Kewilayahan Departemen Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menyangkal adanya sengketa batas laut Indonesia dengan Timor Leste. "Isu tidak benar," ujarnya saat dihubungi Tempo, Jumat (27/1).
Pernyataan ini menanggapi komentar Komandan Resort Militer 161 Wirasakti Kupang Kolonel Infanteri Noch Bola dan Ketua Kelompok Kerja Celah Timor dan Pulau Pasir, Ferdi Tanoni, yang menyatakan Timor Leste telah menyerobot lebih dari 50 mil wilayah laut Indonesia di selatan kabupaten Belu sebagai zona ekonomi ekslusifnya.
Menurut Arif Havas yang terlibat dalam perundingan perbatasan dengan Timor Leste, telah ada kesepakatan antara kedua negara untuk melakukan perjanjian batas laut di selatan dan utara pulau Timor setelah selesai perundingan batas darat.
Selain itu, kata dia, sesuai dengan konvensi hukum laut, penentuan batas laut dilakukan melalui perjanjian. "Tidak bisa dilakukan secara unilateral," katanya.
Jadi, dia menambahkan, Indonesia berpandangan bahwa apapun yang dilakukan oleh Timor Leste, batas laut antara Indonesia dan Timor Leste belum ada. Purwani D. Prabandari
INDEKS BERITA LAINNYA :
|