DPR Minta Kasus Pemukulan Dituntaskan

Rabu, 08 Februari 2006 | 10:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Berkaitan dengan pemukulan anggota Komisi I (Pertahanan) Dewan Perwakilan Rakyat, Ade Daud Nasution, Komisi meminta ketua parlemen agar mendesak Presiden menugaskan Kapolri menuntaskan peristiwa pemukulan tersebut.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani Ketua Komisi Theo L. Sambuaga, Komisi menganggap tindakan pemukulan sebagai penghinaan terhadap parlemen dan serangan terhadap demokrasi dan konstitusi.

Dalam pernyataan tersebut, Komisi juga meminta Sekretaris Jenderal Dewan memperhatikan lalu-lintas perorangan dan kendaraan serta pengamanan di Komplek DPR. "Sehingga tidak terulang kembali peristiwa serupa," tulis Theo.

Politisi Partai Golkar itu, menyatakan Komisi I akan tetap bekerja optimal termasuk melaksanakan sidang-sidang komisi secara terbuka. Komisi juga akan terus mempermasalahkan setiap intimidasi, ancaman, dan aksi teror yang bertujuan menciptakan sara takut pada anggota dewan.

Anggota dewan dari Fraksi Partai Bintang Reformasi, Ade Daud Nasution pada 6 Februari lalu dipukul orang tak dikenal setelah mengikuti rapat uji kelayakan calon Panglima TNI. Ade menganggap pemukulan itu dilatarbelakangi ucapannya dalam rapat bahwa Panglima TNI memiliki empat Kepala Staf, yaitu Kasau, Kasad, Kasal, dan Kasan. Menurut Ade, Kasan adalah pengusaha yang telah 30 tahun memasok makanan ke TNI.

Pramono






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: