Anggota DPR Kecam Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi

Jum'at, 10 Februari 2006 | 09:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Ryaas Rasyid mengecam tindakan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi yang menerima tiga debitor di Istana Negara pada Senin lalu. “Tindakan itu melanggar etika pemerintahan,” kata Ryaas di Gedung MPR/DPR, Jakarta.

Anggota fraksi Bintang Pelopor Demokrasi itu menilai perbuatan Silalahi sebagai skandal. Menurut dia, seharusnya tiga debitor tidak membayar utang mereka lewat istana. “Walau BPPN sudah bubar, masih ada menteri keuangan yang bisa menerima,” katanya.

Selain itu, Ryaas juga mempersoalkan waktu pengembalian. Seharusnya, kata dia, para debitor mengembalikan utang dua tahun lalu saat jatuh tempo. “Kenapa baru sekarang?” ia mempertanyakan.

Menurutnya, yang bertanggung jawab atas kedatangan tiga debitor ke Istana Negara adalah orang yang mengatur kunjungan tiga debitor, dan orang yang menerima mereka. Ia meminta Presiden memberikan sanksi kepada orang yang mengatur dan menerima para debitor. “Sanksi paling berat yaitu mereka harus mundur atau dipecat, sedangkan yang paling ringan mereka diberi peringatan atau mengajukan permintaan maaf,” katanya. Pramono

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: