|
PDI Perjuangan Minta Pertemuan Yudhoyono-Xanana Ditunda
Kamis, 16 Pebruari 2006 | 20:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR Tjahjo Kumolo meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak melakukan pertemuan dengan Presiden Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao sebelum Xanana mengklarifikasi pengaduannya ke PBB dan menyelesaikan masalah penembakan warga Indonesia oleh polisi Timor Leste.
Demikian pesan pendek Tjahjo yang diterima Tempo Interaktif malam ini. "Jangan mengalah dengan dalih rekonsiliasi. Jelas Xanana kesannya tidak bersahabat dengan Indonesia. Sayang kalau Indonesia sebagai negara yang berdaulat mengikuti irama strategi politik Xanana," tulisnya.
Seperti diketahui Presiden Xanana direncanakan besok akan menyerahkan dokumen Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (CAVR) kepada Presiden Yudhoyono secara resmi di Istana Tampak Siring seusai salat Jumat.
Xanana juga akan menjelaskan posisi dokumen tersebut dalam kaitannya dengan Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP). "Karena itu semua anggota KKP diundang," kata Benjamin Mangkoedilaga, Ketua KKP dari Indonesia.
Tjahjo juga mempertanyakan peran Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda untuk memberikan masukan yang positif kepada presiden.
"Indonesia kan bukan antek AS dan kita masih konsisten menjalankan kebijakan politik bebas aktif dan menjaga kehormatan serta kedaulatan kita," ujarnya.
erwin
| Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS.
Ketik TIJAWAB<spasi>brk74072<spasi>komentar dan kirim
ke 9333 |
INDEKS BERITA LAINNYA :
|