Dokter Kuba Pencari Suaka Diperiksa Intensif
Jum'at, 17 Februari 2006 | 13:59 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang: Ramon Ballestero Escobar, 39 tahun, warga Kuba yang meminta suaka politik ke Indonesia kembali diperiksa secara marathon oleh Tim Intelijen dan Keamanan Polda Nusa Tenggara Barat sejak kemarin malam sampai tadi pagi. Sebelumnya, dokter itu diperiksa tim pasukan pengamanan perbatasan Indonesia-Timor Leste dan Polres Belu.
Menurut Kepala Polda NTT, Brigadir Jenderal Robertus B. Sadarum, pemerintah belum memberikan jawaban resmi atas permohonan suaka politik. “Kami tunggu konfirmasi dan keputusan Jakarta,” kata Robert.
Selanjutnya, Ramon akan diperiksa Imigrasi berkaitan dengan pelanggaran keimigrasian karena masuk wilayah Indonesia tanpa dokumen yang sah. Ramon sebelumnya bekerja di salah satu rumah sakit di Distrik Kovalima, Suai, Timor Leste.
Ramon kepada para pejabat militer dan kepolisian NTT mengaku tak nyaman tinggal di Timor Leste sehingga mencari suaka ke Indonesia. Ia salah satu dari 150
tenaga medis asal Kuba yang menjalankan tugas kemanusiaan di Timor Leste sejak Desember 2005 lalu. "Ia mengaku kesejahteraannya sangat kecil, di Kuba digaji US$ 250 dan di Timor Leste tak digaji,” ujar Kepala Humas Polda NTT, Komisaris Marthen Radja.
Jems de Fortuna





