Kunjungan Presiden ke Myanmar Didukung PBB
Selasa, 21 Februari 2006 | 21:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden tetap melakukan kunjungan ke Myanmar walaupun DPR telah membuat petisi untuk menolak rencana kunjungan itu.
"Kita belum melihat petisi itu, Presiden akan tetap melakukan kunjungan ke Myanmar," kata Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini.
Kunjungan tersebut, lanjut Dino, sangat diharapkan kedua negara, termasuk oleh dunia internasional. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan bahkan telah mengirim surat ke Presiden Yudhoyono mendukung rencana kunjungan itu.
"Surat itu dikirim Kofi Annan sekitar dua minggu lalu untuk mendukung pertemuan itu," tambah Dino sambil mengatakan kedua negara sekarang sedang aktif melakukan perencanaan terkait kunjungan tersebut.
Myanmar sendiri sangat mengharap kedatangan Presiden Yudhoyono. "Dari pertemuan terakhir dengan Jenderal Soewin (Presiden Myanmar) di Kuala Lumpur terjadi dialog yang sangat baik, ada trust (kepercayaan) antar kedua negara," jelas Dino.
Menurut Dino, dalam pertemuan nanti selain akan membicarakan bagaimana meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, di bidang ekonomi dan masyarakat kedua negara, Presiden Yudhoyono juga akan menyampaikan posisi Indonesia sebagai negara yang mendorong proses terwujudnya demokrasi di Myanmar.
"Sejak awal posisi Indonesia bersedia membantu apapun yang diminta Myanmar untuk mencapai tujuan akhir tersebut," jelas Dino.
Namun Dino belum bisa memastikan kapan kunjungan itu berlangsung. "Belum ada schedule (jadwal), mungkin awal Maret setelah berkunjung ke Brunei Darussalam dan Kamboja," ujarnya.
Sunariah
Topik :
- dasar orang bodoh
pantek
Pengirim : dani di jakarta






Komentar Anda :