Sudi: Ada Yang Merekayasa Surat
Kamis, 23 Februari 2006 | 15:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi menuding ada yang merekayasa surat dari kantornya kepada Departemen Luar Negeri soal rencana renovasi Kedutaan Besar Indonesia di Seoul, Korea Selatan. Menurut dia, perwakilan sebuah perusahaan menawarkan diri bertemu Sekretaris Kabinet sejak November 2004.
“Mereka sudah mondar-mandir di kantor Seskab sejak sebulan kabinet dilantik,” kata Sudi dalam rapat kerja dengan Komisi Pemerintahan di gedung MPR/DPR, Jakarta, hari ini. Rapat dipimpin ketua komisi, E.E Mangindaan.
Sudi menjelaskan, sejak pertama perusahaan itu datang ke kantornya, ia tak pernah menemui. Ia pun bertanya kepada stafnya mengenai tujuan kedatangan mereka. Staf menjelaskan, perusahaan itu hendak membangun gedung kedutaan tanpa biaya sepeserpun dari pemerintah. Mereka akan membangun tiga gedung bertingkat, satu untuk kedutaan, sisanya disewa selama 10 tahun, dan setelah itu menjadi milik pemerintah.
“Itu ide yang baik, tapi itu urusan Deplu,” tutur Sudi. Ia pun memerintahkan stafnya membuat surat tapi batal dikirim. “Saya takut dituduh mencampuri urusan Deplu,” ujar Sudi. Ia mengaku pernah melaporkan kedatangan wakil perusahaan itu kepada Presiden. Kata Presiden, ia melanjutkan, itu isu lama yang terkait kepentingan bisnis.
Wahyu Dhyatmika





