Presiden Diminta Jawab Interpelasi Busung Lapar dan Polio

Senin, 27 Februari 2006 | 03:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dewan Perwakilan Rakyat meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjawab sendiri permintaan penjelasan tentang wabah busung lapar dan polio dari parlemen.

Rapat Badan Musyawarah DPR pekan lalu sudah menjadwalkan penggunaan hak interpelasi 7 Maret mendatang. “Kami minta Presiden sendiri yang menjelaskan kebijakan pemerintah dalam penanganan wabah ini,” kata politikus Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Nursjahbani Katjasungkana ketika dihubungi kemarin.

Sesuai tata tertib parlemen, Presiden bisa saja mewakilkan kewajibannya meladeni pertanyaan parlemen kepada menteri terkait. “Tapi penjelasan menteri sudah pernah disampaikan pada rapat Komisi Kesehatan. Kami ingin penjelasan dari Presiden,” kata Nursjahbani.

Hak interpelasi soal wabah busung lapar dan polio disetujui DPR, pada September 2005 lalu, saat kedua penyakit itu mewabah di beberapa wilayah Indonesia. Namun rapat Badan Musyawarah DPR meminta para pengusul hak interpelasi berkonsultasi dulu dengan Komisi Kesehatan sebelum menjadwalkan pemanggilan Presiden. Nursjahbani mengaku putusan itu sudah dilaksanakan.

wahyu dhyatmika






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: