Pemerintah Korea Tidak Kenal PT Sun Hoo

Selasa, 28 Februari 2006 | 04:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Korea Selatan melalui Duta Besarnya di Jakarta, Lee Sun-Jin, mengaku tidak mengenal perusahaan konstruksi Sun Hoo Engineering. “Nama itu tidak dikenal di Korea,” kata Ketua DPR Agung Laksono usai menerima kunjungan Duta Besar Lee di gedung DPR/MPR kemarin.

Kedatangan Lee semula untuk membicarakan rencana kunjungan Ketua Parlemen Korea Selatan ke Jakarta 15 Maret mendatang. Namun, dalam pertemuan selama kurang lebih setengah jam itu, Agung yang didampingi Wakil Ketua Komisi Luar Negeri Amris Hassan, menyinggung soal skandal surat Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi terkait proposal renovasi gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul yang diajukan PT Sun Hoo Engineering.

“Duta Besar Lee menegaskan mereka tidak ingin ikut campur urusan dalam negeri Indonesia, namun dia menjelaskan bahwa perusahaan itu sama sekali tidak dikenal di negaranya,” kata Agung.

Meski begitu, Lee mengakui banyak perusahaan kontraktor Korea tertarik merenovasi gedung KBRI di Seoul. Karena banyaknya pertanyaan dari berbagai perusahaan di negaranya, tahun lalu Lee bahkan sempat berkirim surat ke Departemen Luar Negeri Republik Indonesia menanyakan kebenaran rencana renovasi itu.

“Menteri Luar Negeri menegaskan sama sekali tidak ada rencana renovasi, perbaikan atau ruilslag (tukar guling). Gedung KBRI di Seoul dinilai masih representatif dan fungsional,” kata Agung menirukan pernyataan Lee.

Informasi dari Departemen Luar Negeri itulah yang kemudian diteruskan Lee ke negaranya. “Mereka bahkan sampai perlu membuat pernyataan pers untuk mengumumkan bahwa pemerintah Indonesia tidak pernah berencana merenovasi gedung KBRI,” kata Agung.

wahyu dhyatmika






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: