Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Tetap Selidiki PT. Sun Hoo
Selasa, 28 Pebruari 2006 | 20:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Meski namanya tidak dikenal di Korea sebagai perusahaan kontraktor, polisi akan tetap melakukan penyelidikan terhadap PT. Sun Hoo Engineering. Menurut Wakil Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian RI, Brigadir Jenderal Anton Bahrul Alam, meski PT. Sun Hoo saat ini sudah tidak ada, baik di Korea maupun kantornya di Jakarta, polisi akan tetap mencarinya.

“Perusahaan itu (Sun Hoo) memang dulu ada, kan gitu? Walaupun perusahaan itu sekarang mungkin tidak ada, tapi orang-orangnya pasti ada yang mengurus pada saat itu, terus kita cari,” kata Anton hari ini di Mabes Polri.

Pemerintah Korea Selatan dilaporkan tidak mengenal Sun Hoo Engineering, perusahaan yang mengajukan renovasi gedung Kedutaan Besar RI di Seoul, Korea Selatan. “Nama itu tidak dikenal di Korea,” kata Ketua DPR Agung Laksono, mengutip pernyataan Duta Besar Korea Selatan Lee Sun-Jin.

Meski demikian, menurut Anton, polisi masih belum memanggil pihak PT.Sun Hoo untuk dilakukan pemeriksaan. Saat ini, penyelidikan skandal surat Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi soal renovasi gedung Kedutaan Besar RI di Seoul, Korea Selatan, masih dalam tahapan berkoordinasi dengan pihak Departemen Luar Negeri dan belum masuk ke tahapan pemeriksaan pihak Deplu.

“Kita tunggu perkembangan penyidik kita, yang jelas koordinasi dengan Deplu sudah cukup bagus, mereka juga kooperatif,” katanya. Sebelumnya, polisi telah memeriksa enam orang saksi dari pihak Sekretariat Kabinet terkait skandal surat Sekretaris Kabinet ini.

Dimas Adityo

Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB<spasi>brk74632<spasi>komentar dan kirim ke 9333

Dari Arsip Majalah TEMPO
Wisma Negara di Negeri Orang | 11 April 2005
Rumah Megah Identitas Bangsa | 11 April 2005
Menutup Sejarah Kelam Masa Lalu | 21 Pebruari 2005
Album | 07 Pebruari 2005
Masih ada Kerikil di Sepatu  | 11 Mei 1999
Diplomasi Ali Alatas  | 23 Pebruari 1999
Suara Tegas Australia, Setelah Restu Samar  | 01 Pebruari 1999
Opsi tanpa Perang Saudara  | 01 Pebruari 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kasus Katebelece Sudi, Presiden Akan Diundang ke DPR
Pemerintah Korea Tidak Kenal PT Sun Hoo
Agung: Sudi Tak Perlu Nonaktif
Aziz Ahmadi Akui Kirim Surat ke Sun Hoo
Komisi I Akan Selidiki Surat Balasan Menlu untuk Sudi
Skandal Surat Sudi, Polisi Sudah Periksa Enam Saksi
“M” Pelaku Penembakan
Skandal Sudi-Sun Hoo Dianggap Belum Selesai
A.S Hikam: Sudi Silalahi Bohong
DPR Diminta Gunakan Hak Angket untuk Kasus Katebelece
> selengkapnya...


Referensi

KBRI di Seoul: Lokasinya Strategis
UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No.108 Thn.2003 Tentang Organisasi Perwakilan RI Di Luar Negeri
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Website

Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Panwas Lamongan Laporkan Pelanggaran Pilgub
Izin Operasi Riau Airlines Akan Dibekukan
Gambus Jawa
UNDP: Ingatkan Pemerintah Soal Pemekaran Daerah Otonom
Gedung DPR diancam Bom

<< February,2006>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data