Kalla: Sistem Distribusi Buku Perlu Diperbaiki
Sabtu, 04 Maret 2006 | 15:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta sistem distribusi buku segera diperbaiki agar industri perbukuan dapat lebih bergairah dan produktif. "Produksi yang amat baik temui kesulitan akibat sistem distribusi yang belum baik," kata Kalla ketika membuka Islamic Book Fair 2006 hari ini di Istora Senayan Jakarta
Kalla mengatakan, salah satu bagian dari sistem distribusi yang belum berjalan baik adalah toko buku. Menurutnya, jumlah toko buku masih terlalu sedikit dan usaha tersebut masih belum terlalu menarik secara komersial.
Untuk menambah jumlah toko buku, Kalla mengusulkan agar ada waralaba perbukuan sehingga setiap orang dapat dengan mudah membuka toko buku. Penerbit dan penulis, kata dia, juga perlu meningkatkan kualitas produksinya agar lebih menarik dan laku terjual sehinga ada keuntungan yang signifikan bagi pengelola toko buku.
Pemerintah sendiri, lanjutnya, telah memberikan dukungan lewat kebijakan Departemen Pendidikan Nasional untuk melepas buku ke pasar dan membiarkan masyarakat menilai dan membeli sendiri buku pelajaran. "Itu memberikan peluang lebih besar kepada toko buku," ujarnya.
Ketua IKAPI DKI Jakarta, Lucya Andam Dewi, juga mengeluhkan sedikitnya jumlah toko buku terutama di Indonesia bagian timur. "Jumlah toko buku sangat sedikit dan luasnya juga tidak memadai," kata dia.
Oktamandjaya Wiguna





