|
Indonesia Dekati Rusia, AS Tersinggung
Senin, 06 Maret 2006 | 09:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Usaha Indonesia mendekati Rusia untuk menjajaki pembelian alat utama sistem persenjataan ternyata menyinggung Amerika Serikat. Sumber Tempo mengungkapkan, negara besar itu keberatan Indonesia membeli senjata dari Rusia.
“Dalam pembicaraan tak resmi, kelihatan arahnya (AS keberatan dengan sikap Indonesia),” kata sumber itu di Jakarta kemarin. Tapi, pembicaraan informal tadi tak bisa menjadi acuan keputusan politik.
Menurut Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Departemen Pertahanan Marsekal Muda Pieter Wattimena, secara faktual keberatan AS terlihat dari export license dari negara itu untuk mengembalikan satu pesawat F-5 beserta suku cadangnya belum keluar. Padahal, tanpa export license ini mustahil pesawat dan suku cadang milik Indonesia akan kembali ke Indonesia.
Akibat embargo dari AS, satu pesawat F-5 dan beberapa suku cadang pesawat F-5, F-16, Hawk 109 dan 209, serta A-4 Skyhawk masih tertahan di beberapa negara seperti AS, Inggris, Belgia, New Zealand, Brazil, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura.
Anggota Komisi Pertahanan DPR, Djoko Susilo, menganggap rencana keberangkatan tim Departemen Pertahanan ke Rusia untuk melobi, tak jelas. “kalau tak ada sesuatu yang luar biasa, lebih baik batalkan saja,” ujar Djoko.
Fanny Febiana
| Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS.
Ketik TIJAWAB<spasi>brk74798<spasi>komentar dan kirim
ke 9333 |
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|