Jumlah Mahasiswa Jahit Mulut Bertambah
Minggu, 19 Maret 2006 | 08:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Aksi jahit mulut sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Kota untuk menentang kenaikan tarif listrik bertambah. Sampai kemarin, sudah 20 mahasiswa ambil bagian.
Aksi jahit mulut sekaligus mogok makanan itu mulai digelar Selasa (14/3) di depan kampus Universitas Satya Negara Indonesia, Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pada hari pertama aksi, peserta baru 18 mahasiswa dari empat perguruan tinggi yaitu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Universitas Tama Jagakarsa, Universitas Kristen Indonesia, dan USNI.
Raiman, mahasiswa USNI, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Yadika, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/3) untuk dilakukan perawatan. “Sekarang sudah dijemput orang tuanya,” kata Nando juru bicara Jarkot dari USNI. Menurut Nando jumlah peserta akan bertambah lagi dari mahasiswa dari Medan, Bali, dan Samarinda yang akan tiba di Jakarta.
Muchamad Nafi





