ICW Kritik Kunjungan DPR ke Luar Negeri

Sabtu, 01 April 2006 | 05:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Ketua Badan Pekerja Indonesian Corruption Watch, Luky Djani, mengatakan dalam kondisi saat ini kunjungan anggota DPR ke luar negeri tak wajib. “Mubazir, untuk kondisi sekarang tak perlu,” katanya di Jakarta kemarin.

Menurut dia, jika hanya kunjungan silaturahmi atau bilateral antarparlemen tak harus dilakukan. Yang lebih penting dilakukan DPR pada saat reses seperti sekarang, mengunjungi pendukung di daerah pemilihan masing-masing. Kunjungan itu untuk menangkap aspirasi rakyat.

Luky mengkritik kepergian 21 anggota DPR ke Jerman dan Korea Selatan dalam masa reses. Ia berpendapat, anggpta DPR sering ke luar negeri dengan dalih studi banding. Padahal, tugas yang tak kalah penting adalah membentuk undang-undang dan menyelesaikan masalah pemting di dalam negeri.

rudy prasetyo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: