Polisi Minta Playboy Tidak Beredar di Jakarta
Kamis, 13 April 2006 | 17:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jendral Firman Ghani minta untuk sementara waktu majalah Playboy tidak diedarkan di wilayah Jakarta. Pasalnya, ia menilai reaksi paling keras atas terbitan Playboy terjadi di Jakarta.
“Hal itu supaya tidak mengundang reaksi yang lebih luas lagi,” kata Firman kepada wartawan di Jakarta hari ini.
Saat ini Firman mengaku tengah menyelidiki dan menganalisa terbitnya majalah yang berinduk di Amerika Serikat tersebut. Pimpinan majalah Playboy hari ini dijadwalkan bertemu pihak Polda Metro Jaya. Sebelunya, menurut Firman, telah terjadi kesepakatan untuk menunda penerbitan Playboy edisi kedua.
“Nanti misalnya hasil penyelidikan dan lain-lain, (beredarnya Playboy) meresahkan masyarakat, ya kita lakukan tindakan kepolisian,” tegas Firman.
Kepala Kepolisian RI Jendral Sutanto memerintahkan Polda Metro Jaya untuk segera menuntaskan penyelidikan kasus Playboy. Hal itu agar ada kepastian hukum tentang penerbitan majalah berlogo kelinci tersebut. Dalam penyelidikan kasus ini, menurut Sutanto, polisi perlu mendengar keterangan dari saksi ahli.
erwin dariyanto




Komentar Anda :