Majelis Mujahidin Bantah Baasyir Miliki Rekening Terkait Al-Qaeda

Sabtu, 15 April 2006 | 16:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Majelis Mujahidin Indonesia membantah pernyataan Departemen Keuangan Amerika Serikat bahwa ustad Abubakar Ba'asyir memiliki rekening yang terkait dengan jaringan Al-Qaidah. “Itu fitnah keji,” kata juru bicara MMI Fauzan al-Anshori, Sabtu (15/4).

Indikasinya, dia melanjutkan, berita itu tanpa didasari dengan bukti yang jelas dan nyata. “Rekening mana yang dimaksud?” imbuhnya. Menurut Fauzan, rekening bank konvensional seperti itu diharamkan dalam ajaran agama Islam. “Sehingga kami tidak pernah melakukan transaksi seperti itu,” ujarnya.

Hasyim Abdullah, ajudan Ba'asyir, mengatakan bahwa selama ini Ba'asyir tidak memiliki kekayaan aset yang besar. “Rumah saja tidak punya,” ujar dia. Ba'ayir selama ini tinggal di rumah dinas milik pondok pesantren Ngruki di Solo, Jawa Tengah.

Fauzan memperkirakan, bahwa tuduhan Amerika tersebut hanya rekayasa menjelang dibebaskannya Ba'asyir pada 14 Juni nanti. Manuver itu dilakukan agar Ba'asyir bisa diadili dan ditahan lagi. MMI, kata Fauzan, sudah meminta kedutaan besar AS di Jakarta- untuk membuktikan tuduhan itu.

“Kami memberi waktu 1 x 24 jam. Jika tidak ada bukti, kami akan mensomasi Amerika,” ujarnya. Rofiuddin






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: