|
Panglima TNI Larang Negara Lain Jaga Selat Malaka
Jum'at, 21 April 2006 | 14:02 WIB
TEMPO Interaktif, Batam: Panglima TNI, Marsekal Joko Suyanto, mengatakan penjagaan keamanan di perairan internasional Selat Malaka hanya dilakukan oleh tiga negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Jika ada negara lain ingin terlibat, partisipasi itu akan dibatasi.
"Partisipasi itu bentuknya penyediaan sarana dan prasarana terbatas,” kata Panglima TNI seusai menandatangani kesepakatan patroli bersama di Selat Malaka dengan Malaysia dan Singapura di Batam hari ini. Penandatangan juga dihadiri Jenderal Tan Sri Dato’ Sri Mohd Anwar bin Hj.Moh.Nur, Panglima Angkatan Tentara Malaysia, dan Lg Ng Yat Chung, Chief of Defence Singapura.
Joko menjelaskan, bentuk partisipasi terbatas itu misalnya menyediakan warning light security system. “Enggak boleh terlibat mengamankan Selat Malaka.” Kerjasama pengawasan Selat Malaka itu lanjutan kerjasama terkoordinasi sebelumnya, yang diteken pada 2004 dan 2005.
Rumbadi Dalle
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|