|
Belum Ada Indikasi WNI Jadi Korban Bom di Mesir
Selasa, 25 April 2006 | 17:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah memastikan sampai saat ini belum ada indikasi jatuhnya korban meninggal atau luka-luka berasal dari Indonesia akibat serangan bom di Kota Dhahab, Mesir. “Sementara itu laporan terakhir dari KBRI di sana,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Yuri Thamrin, kepada wartawan di kantornya sore ini.
Berdasarkan laporan yang diterima, bom tersebut meledak di kota pariwisata Dhahab kemarin bertepatan dengan hari libur syamun nasim atau hari pergantian musim. Bom itu terjadi di supermarket, dua jembatan dan Hotel Masrobiah.
Sampai kemarin malam terdapat 22 korban meninggal warga negara Mesir, serta 150 orang luka-luka dari berbagai negara. Namun sampai pagi tadi terdapat 70 orang luka-luka, 46 berasal dari Mesir, sisanya 24 asing.
Warga asing yang luka-luka tersebut masing-masing tiga orang berasal dari Inggris dan Denmark. Masing-masing dua orang berasal dari Jerman, Itali dan Rusia. Seadangkan masing-masing satu orang berasal dari Korea Selatan, Sudan, Australia, Swiss, Libanon, AS, Perancis dan Palestina.
rudy prasetyo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|