Riau Minta Otonomi Khusus
Selasa, 02 Mei 2006 | 01:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekelompok masyarakat Riau yang menamakan dirinya Komite Gerakan Otonomi Khusus Riau meminta agar provinsi itu ditetapkan sebagai daerah otonomi khusus.
"Nasib kami sebenarnya tidak berbeda dengan Aceh dan Papua. Jadi tidak berlebihan kalau kami menuntut hal yang sama," ujar ketua komite itu Alfitra Salam kepada wartawan di salah satu kafe di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, sumber alam di provinsi yang kaya akan minyak bumi itu dieksploitasi tanpa memberikan keuntungan pada kesejahteraan masyarakat setempat. "Memang kami mendapat dana perimbangan bagi hasil minyak dan gas sebesar 15 persen. Tapi dari berapa rupiah? Kami tidak pernah tahu berapa minyak yang sudah diambil dari Riau ini," ujarnya.
Menanggapi permintaan itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kausar Ali Saleh menganggap bahwa usulan itu kurang realistis. "Kekhususan daerah itu apa?" tanya dia pada wartawan di ruang kerjanya.
Salah satu syarat provinsi memiliki kekhususan, kata Kausar, daerah itu harus punya kharakteristik historis yang kuat dibandingkan dengan provinsi lain.
Raden Rachmadi





