Perwakilan di Timur Tengah Akan Dirombak
Rabu, 03 Mei 2006 | 12:04 WIB
TEMPO Interaktif, Abu Dhabi:
Presiden Susio Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa perlu revitalisasi perwakilan di luar negeri, terutama di Timur Tengah. Penyegaran itu berkaitan dengan peningkatan hubungan dagang dan investasi yang dirintis Presiden dalam kunjungan ke lima negara di Timur Tengah sejak Selasa pekan lalu.
”Dulu diplomasi politik lebih banyak dikedepankan. Sekarang peran itu lebih luas termasuk peningkatan kerjasama ekonomi,” kata Presiden menjawab pers di Hotel Emirates, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa kemarin.
Presiden mengaku sudah menugasi Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda untuk melakukan restrukturisasi struktur, kapasitas, dan pemilihan duta besar dan konsulat jenderal dengan menetapkan kriteria tambahan. Seorang duta besar atau konsulat jenderal, menurut dia, harus kuat energinya, pandai mencari peluang-peluang baru, dan inovatif.
Toriq Hadad





