Jenazah Abdul Hadi Dimakamkan

Sabtu, 06 Mei 2006 | 23:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
SUKOHARJO—Jenazah Abdul Hadi alias Bambang alias Bahrudin Sholeh, pria yang disebut-sebut polisi sebagai anggota jaringan Noordin M Top, telah dimakamkan pada Sabtu (6/5).

Pemakaman berlangsung unik karena harus melalui voting (pemungutan suara) oleh masyarakat Dukuh Karangasem, Desa Kateguhan, Kecamatan Tawansari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Rencana pemakaman jenazah Abdul Hadi di tempat pemakaman umum (TPU) desa tersebut pada awalnya sempat ditolak warga. Beberapa warga tidak setuju jika jenazah Abdul Hadi dimakamkan di TPU itu. Alasannya TPU di desa mereka digunakan untuk memakamkan jenazah orang yang dianggap teroris.

Sebelum jenazah Abdul Hadi tiba dari RS Bhayangkara Semarang, beberapa warga mendatangi Kepala Desa Kateguhan, Sriyono, menyampaikan penolakannya. Mereka meminta jenazah pria yang tewas dalam penggerebegan di sebuah rumah di Wonosobo itu dimakamkan di tempat lain.

Sriyono sempat bingung lantaran sejumlah warga lainnya tidak keberatan jenazah Abdul Hadi dimakamkan di TPU setempat. Walhasil, Sriyono memutuskan voting. ”Keputusan voting agar semua puas. Musyawarah tidak menghasilkan kesepakatan,” ujar Sriyono.

Setelah voting, ternyata warga yang setuju jenazah Abdul Hadi dimakamkan di TPU desa lebih banyak dibandingkan yang menolaknya. ”Hasil voting menunjukkan 60 persen setuju jenazah dimakamkan di TPU Karangasem, dan 40 persen menolak,” ujarnya.

Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 14.30 WIB dan langsung disambut jerit tangis ibu dan kakak Abdul Hadi, Khoiriyah Mumuri. Khoiriyah sempat jatuh pingsan ketika melihat peti jenazah warna coklat tempat jenazah adik kandungnya bersemayam.

Pihak keluarga mengaku pasrah dan ikhlas dengan kematian Abdul Hadi alias Bahrudin Sholeh. ”Kami ikhlas dengan kematiannya, karena ini adalah cobaan untuk meningkatkan keimanan kami. Kami sekeluarga menerima ketentuan yang datang dan telah digariskan Allah SWT,” kata Muslam, orang tua Abdul Hadi.

Anas Syahirul

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: