Polri Minta Warga Makassar Tidak Main Hakim Sendiri
Kamis, 11 Mei 2006 | 06:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polri meminta kepada masyarakat Makassar tidak main hakim sendiri dalam menyikapi kasus pembunuhan pembantu di Kota Makassar.
“Kasus ini sudah diserahkan kepada kepolisian, yang jelas tersangka yang bersalah akan dihukum,” kata Wakil Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Anton Bachrul Alam, kepada Tempo di Jakarta kemarin.
Mengenai situasi di Makassar, Anton mengatakan bahwa situasi dan kondisi di Makassar sudah terkendali. “Kita jaga titik-titik rawan yang dimungkinkan terjadi kerusuhan,” ujarnya.
Sebelumnya kasus ini diawali oleh kabar meninggalnya Hasniati yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga. Ia dikabarkan meninggal setelah dianiaya Wandi, majikannya seorang warga Tionghoa, karena memecahkan piring.
Kontan kabar itu mengakibatan warga Makassar marah dan menuntut Wandi dihukum setimpal.
Zaky Almubarok I





