Wedhus Gembel Membuat Panik Pengungsi

Sabtu, 13 Mei 2006 | 23:14 WIB

TEMPO Interaktif, Klaten:Warga di sisi tenggara Merapi, Sabtu (13/5), sempat dibuat panik dengan kemunculan wedhus gembel di siang bolong. Proses memindahkan warga dari lereng Merapi ke pos pengungsian pun sempat terganggu. Sebagian warga ada yang berlarian ketika melihat awan panas berwana kuning kecoklatan-coklatan itu bergerak ke arah mereka. Namun setelah sekitar 7 menit menampakkan diri, wedhus gembel tersebut berangsur mengecil. "Kami sempat berlarian menyelamatkan diri, tetapi setelah tahu wedhus gembel itu tidak sampai ke bawah, kami tenang lagi," kata Sukamto, warga
Balerante, Kemalang, Klaten.

Wedhus gembel yang terlihat sekitar pukul 13.14 WIB tersebut menurut para warga merupakan wedhus gembel terbesar yang pernah dilihat warga selama ini. Sebelum ditetapkan menjadi Awas Merapi, warga Balerante juga sudah melihat awan panas tersebut tetapi masih terbilang kecil. Sebelumnya, pada pukul 12.07 WIB, warga juga melihat lelehan lava pijar yang panjangnya diperkirakan hampir dua kilometer menuju ke hulu Kali
Woro melewati sejumlah desa di Kemalang. Menurut Sukamto, selain lelehan lahar pijar, juga terdengar letusan kecil yang disertai guncangan menyerupai gempa. "Petugas yang mau membawa warga ke pengungsian sempat ikut panik," kata dia.

Sementara itu, proses evakuasi terhadap warga lereng Merapi yang masuk ke daerah Klaten hingga pukul 16.00 baru mencapai 2.114 orang dari 7.678 warga di tiga desa yang termasuk sebagai daerah rawan bahaya. Mereka ditempatkan di tiga tempat pengungsian. Lebih dari 400 warga desa Balerante ditempatkan di pos pengungsian Ngemplakseneng di Kecamatan Manisrenggo, sementara  selebihnya ditempatkan di pos pengungsian
Dompol dan pos pengungsian Keputran di Kecamatan Kemalang. Sejumlah petugas mengakui masih banyak warga yang menolak untuk diungsikan. "Kami masih membujuk kalau membandel mungkin diangkut paksa," kata Kuwat, Kepala Desa Tegalmulyo.

Imron Rosyid, Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: