Rp 25 Juta untuk Bekas Tentara GAM
Senin, 15 Mei 2006 | 17:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bekas Tentara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mendapat bantuan Rp 25 juta per orang untuk modal usaha pasca perjanjian Helsinki. Sejumlah 3.000 bekas tentara GAM yang terdata setelah mengajukan proposal akan mendapat bantuan.
"Mantan kombatan secara berkelompok yang jumlahnya mereka tentukan sendiri membuat proposal yang dalam dua sampai tiga bulan akan diturunkan dananya," kata Hidayat Nyakman, Wakil Pelaksana Harian Badan Rehabilitasi Aceh, di kantor International Finance Coorporation, Jakarta, hari ini.
Dana program rehabilitasi yang dikerjakan Badan Rehabilitasi Aceh bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan bantuan dari donor, seperti Bank Dunia, Uni Eropa, dan UNDP. "Besarnya dana APBN tahun 2005 adalah Rp 200 miliar. Sedangkan dana tahun 2006 sejumlah Rp 600 miliar," kata Hidayat.
Program bantuan tersebut, diakui Hidayat, baru dapat berjalan pada bulan Maret 2006. Pasalnya, para bekas tentara GAM sebelumnya tidak bersedia didata. Hingga saat ini data 3.000 bekas tentara GAM tersebut hanya boleh diakses Badan Rehabilitasi Aceh untuk kepentingan penyaluran bantuan.
kurniasih budi





