Tim Dokter Menghentikan Pengencer Darah Soeharto
Selasa, 16 Mei 2006 | 14:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim Dokter Kepresidenan dan Rumah Sakit Pusat Pertamina kemarin menghentikan pemberian obat pengencer darah kepada mantan presiden Soeharto.
"Dokter jantungnya memberi garansi (jaminan) tidak akan terjadi apa-apa jika dilakukan penghentian pemberian obat pengencer darah selama satu minggu," kata Madjo Soebiandono, Ketua Tim Dokter Kepresidenan, pada jumpa pers di ruang auditorium Rumah Sakit Pusat Pertamina hari ini.
Saat ini Soeharto memasuki hari kesembilan masa kritisnya. Pendarahan pada usus besarnya sudah berhenti seiring penghentian pemberian obat pengencer darah. Namun hemoglobin Soeharto turun menjadi 8,8 GR%. Mardjo memberi alasan penurunan hemoglobin tersebut karena pendarahan yang terjadi kemarin.
"Kondisinya masih naik turun. Kemarin hemoglobinnya 10,3 GR%. Diperkirakan saat ini kondisinya membaik sekitar 50 persen dibanding kemarin," kata Mardjo.
Penurunan kadar hemoglobin Soeharto disiasati tim dokter dengan melakukan transfusi darah. Rencananya sebanyak dua labu (kantung darah) atau sebanyak 500 cc darah akan ditransfusi ke tubuh Soeharto.
kurniasih budi





