Legitimasi Pemerintahan Yudhoyono Anjlok

Rabu, 17 Mei 2006 | 09:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Legitimasi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terancam. Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia, 58 persen dari 700 responden menyatakan tak puas. “Ini sudah melewati batas psikologis, karena sudah lebih dari lima puluh persen,” kata Direktur Eksekutif PT LSI, Denny J.A, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, kemarin.

Menurut dia, mayoritas responden tak puas dalam masalah ekonomi. Mereka menganggap Yudhoyono gagal. Sebanyak 72 persen responden tak puas atas kinerja tim ekonomi. “Pergantian tim ekonomi ternyata belum berpengaruh." Masalah ekonomi tercermin dari peningkatan pengangguran dan penuruann ekonomi riil rumah tangga.

Hasil survei, ia melanjutkan, sebanyak 73,9 persen responden tak puas soal penanganan pengangguran. Ketua Komisi BUMN DPR, Didik J. Rachbini, yang juga hadir, menilai masuk akal bila pengangguran menjadi titik terlemah pemerintah. Ketika Yudhoyono baru menjabat Presiden, pengangguran sebanyak 9,9 juta orang, tapi sekarang menjadi 12 juta orang.

Yophiandi Kurniawan






Komentar Anda

Kirim