Indonesia Kekurangan Ratusan Ribu Guru
Rabu, 17 Mei 2006 | 20:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Bagian Evaluasi Kinerja Organisasi Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Nasional, Ali Muwarni, mengungkapkan, Indonesia masih kekurangan ratusan ribu tenaga guru. Kekurangan tenaga pendidik itu meliputi seluruh jenjang pendidikan, terutama pendidikan sekolah sasar (SD).
Itu dia kemukakan dalam lokakarya tentang mekanisme monitoring bantuan pendidikan dan menajemen pendidikan dasar di Kabupaten Boyolali, Rabu siang. Acara ini digelar Pemerintah Kabupaten Boyolali. Ali Muwarni menyebutkan kekurangan guru mencapai 218.838 orang meliputi guru SD 107.461 orang, SMP 68.514 orang, SMU 29.303 orang, SMK 12.220 orang dan TK 1.340 orang.
Penyebab utama krisis tenaga guru, kata Ali, karena banyaknya guru yang memasuki masa pensiun secara bersamaan. Sedangkan kebutuhan riil jumlah guru belum terpenuhi. Pemenuhan tenaga guru secara ideal diperkirakan belum akan terealisasi hingga akhir 2007.
Kondisi ini akan berpengaruh pada peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Apalagi kekurangan guru terjadi secara merata di seluruh Indonesia. Ali lantas mencontohkan dari 1.234.927 guru SD yang berpendidikan sarjana tidak lebih dari 8,30 persen dan 49,33 persen hanya lulusan diploma 1.
Anas Syahirul





