|
Komisi Kebenaran Panggil Mantan Wakil Panglima ABRI
Senin, 22 Mei 2006 | 16:12 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Komisi Kebenaran dan Persahabatan Timor Timur hari ini memanggil mantan Wakil Panglima ABRI 1999-2000 Jenderal (Purn) Fachrul Rozy. Ia dimintai keterangan seputar sikap TNI dalam jajak pendapat Timor Timur 1998.
Usai acara yang berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur itu, Fachrul Rozy enggan membeberkan masalah yang ditanyakan kepadanya. Namun, ia mengaku dipanggil karena pernah menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI tahun 1998 di mana saat itu TNI menentukan hanya satu opsi bagi Timor Timur yakni tetap menjadi bagian dari wilayah RI.
Selanjutnya, pada tahun 1999 ia menjabat sebagai Sekjen Departemen Pertahanan dan kemudian menjadi Wakil Panglima TNI. "Dalam posisi itu saya banyak mengikuti perkembangan," katanya. Di hadapan Komisi, dia menyampaikan kebijaksanaan TNI saat itu. Ditegaskannya bahwa TNI sangat tulus menjalankan tugas mengamankan jajak pendapat. "Saya juga sempat memberikan klarifikasi terhadap sejumlah tudingan yang ditujukan kepada TNI," ungkapnya.
Sementara itu Ketua Komisi dari Indonesia, Benjamin Mangkudilaga, menyatakan tahap yang diikuti oleh Fachrul Rozy belum sampai tahap pemeriksaan. "Kita masih sebatas melakukan penggalian informasi," ujarnya. Rencananya, mantan Panglima ABRI Jenderal Purn Wiranto juga akan dimintai keterangan.
rofiqi hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|