close

Empat Penerbangan ke Yogyakarta Dialihkan ke Semarang

Sabtu, 27 Mei 2006 | 15:18 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang:Kepala Cabang Angkasa Pura Semarang, Bambang Suwantono, menjelaskan meski Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta resmi ditutup sementara, namun hal tersebut tidak berdampak pada lalu lintas penerbangan di Bandara A. Yani. Sebagian besar penerbangan tujuan Yogyakarta dialihkan ke Bandara Adi Sumarmo Solo yang jarak bandara tersebut relatif lebih dekat dengan Yogyakarta dari pada Semarang.

"Bandara A. Yani hanya menerima limpahan penerbangan dari Batavia Air jurusan Jakarta-Yogyakarta sebanyak empat penerbangan," kata Bambang. Pelimpahan tersebut, lanjut Bambang, karena Batavia Air belum memiliki perwakilan di Solo.

Pengalihan ini terkait dengan gempa berkekuatan 5,9 skala richter yang berpusat di 37,2 kilometer laut selatan Yogyakarta. Gempa terasa hingga sebagian wilayah pantai utara Jawa Tengah. Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Semarang mencatat, gempa juga terasa di Kabupaten Batang, Kendal, Semarang, Demak dan Kudus.

"Namun gempa yang terasa di daerah pantura hanya sebesar satu sekala richter sehingga hanya terasa getaran kecil saja," kata Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Semarang, Widada Sulistya, kepada Tempo.

Karena kecil, gempa tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat. "Bahkan beberapa kali gempa susulan yang terjadi di Yogyakarta tidak terasa di pantai utara.

Sohirin

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan