Sumber Gempa: Pergerakan Sesar Sepanjang 40 Kilometer
Sabtu, 27 Mei 2006 | 15:49 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Kepala Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Bambang Dwiyanto, mengatakan gempa yang terjadi di Yogyakarta pagi tadi bersumber dari reaktivasi sesar aktif yang memanjang dalam garis lurus hampir 40 kilometer arah timur laut dari pusat gempa. "Wilayah di sekitar zona itu barangkali mengalami kerusakan parah," katanya di Bandung, hari ini.
Dia menjelaskan itu dalam konferensi pers yang digelar di kantornya. Selain Bambang, hadir juga Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Yousana OP Siagian dan Kepala Bidang Gerakan Tanah dan Mitigasi Bencana Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono.
Menurut Bambang, gempa itu sendiri disebabkan oleh pergerakan sesar aktif yang belum mempunyai nama itu bergerak mendatar atau sesar geser. Sesar atau patahan yang saling bergeser itu diidentifikasi membentuk garis lurus di mulai dari pusat gempa pada koordinat 8,007 LS-110, 286 BT (berjarak hampir 1 kilometer dari garis pantai Parangtritis) ke arah timur laut sampai ke Prambanan. Daerah yang dilewati sesar itu yakni Depok, Tritohargo, Ngambangan, dan Gondowulung di DI Yogjakarta. Dari jarak mendatarnya, sesar itu berada 10 kilometer dari Yogyakarta atau sekitar 5 kilometer dari Bantul.
Dia menjelaskan bahwa goncangan akibat gempa itu terasa sampai Jawa Timur bagian selatan dan sebagian wilayah Jawa Tengah. Di Yogyakarta sendiri gempa itu terasa sangat kuat karena terjadi penguatan atau amplifikasi gocangan dan getaran gempa bumi.
Terhadap perbedaan pencatatan antara pihaknya dengan BMG, menurut Surono, karena perbedaan cara penghitungan. Pihaknya mencatat besar kekuatan gempa yang terjadi pukul 05.04.01 WIB itu mempunyai kekuatan 6,2 Mw - penghitungan itu berdasarkan penjalaran gelombang di permukaan - metode perhitungan ini juga dilakukan oleh USGS Amerika Serikat. Sementara BMG, jelasnya, mencatatnya berdasarkan magnitude gelombang p atau tekanan yakni sebesar 5,9 Mb. Jika dalam skala Richter, dia memperkirakan kekuatannya lebih besar dari 6 Skala Richter.
Kepala Badan Geologi menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mengkhawatirkan terjadinya tsunami karena sumber gempanya berada di dekat pantai.
ahmad fikri





