PMI Aceh Kirim Relawan Medis ke Yogyakarta
Selasa, 30 Mei 2006 | 12:29 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Palang Merah Indonesia Banda Aceh bersama Bulan Sabit Merah Turki mengirimkan 25 relawan medis untuk membantu korban bencana gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Rombongan dilepas Wakil Ketua PMI Aceh, Alaidinsyah, Selasa siang.
Menurut Alaidinsyah, rombongan yang berangkat terdiri dari tim dokter, paramedis, tenaga psikososial, serta relawan penanganan korban bencana. "Mereka berangkat dengan membawa berbagai macam peralatan dan bantuan obat-obatan," katanya.
Alaidinsyah menyebutkan, tim relawan pertama akan berada di lokasi bencana selama dua minggu. PMI Aceh akan terus mengirimkan tim selanjutnya secara terus-menerus selama tiga bulan. "Mereka yang dikirim punya pengalaman penanganan korban bencana di Aceh, mereka punya kemampuan lebih," sebutnya.
Di tempat terpisah, Gerakan Aceh Merdeka menyatakan duka yang sangat mendalam atas musibah gempa. "Kami turut berduka atas musibah itu. Semoga semua korban mendapatkan bantuan semestinya," kata Bakhtiar Abdullah, juru bicara gerakan itu.
Meski Aceh belum pulih pasca gempa dan tsunami, masyarakat terus menggalang dana untuk membantu korban gempa di jantung pulau Jawa itu. Para mahasiswa dan lembaga swadaya di Aceh turun ke jalan menjaring dana untuk membantu korban gempa. "Warga di Yogya dulunya ikut membantu Aceh, kewajiban kita juga untuk membantu mereka, ujar Supri, seorang mahasiswa Aceh.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga mengirimkan 8 tenaga medis dan uang tunai Rp 250 juta ke Yogyakarta untuk membantu penanganan korban gempa di sini.
Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi menjelaskan, kedelapan tim medis terdiri dari dokter ahli tulang, syaraf, bedah, perawat, dan dua pegawai pemerintah. Rombongan berangkat bersama Asisten III Bidang Kesejahteraan Sosial, Abdul Rival. Mereka akan bergabung di Rumah Sakit Hidayatullah dan membantu posko penanggulangan bencana bagi masyarakat Minang di Yogyakarta.
Adi Warsidi | Febriati





