Komnas HAM Cari 13 Aktivis Prodemokrasi
Sabtu, 03 Juni 2006 | 05:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim Ad Hoc Komisi Nasional Hak Asasi Manusia tengah mencari 13 aktivis prodemokrasi yang hilang pada 1997-1998. “Empat orang di antaranya hilang pada saat kerusuhan Mei 1998,” kata ketua tim ad hoc, Ruswiati Suryasaputra, dalam keterangan pers di Galeri Cemara, Jakarta, kemarin.
Mereka adalah Petrus Bima Anugrah (aktivis Partai Rakyat Demokratik, Herman Hendrawan (PRD), Suyat (PRD), Wiji Thukul (PRD), Yani Afri (PDI Pro-Mega), Sonny (PDI Pro-Mega), Dedi Hamdun (PPP), Noval Al Katiri (Mega Bintang), Ismail (supir Dedi Hamdun), M Yusuf, Ucok Siahaan, Hendra Hambali, Yadin Muhidin, dan Abdul Nasser. Empat orang terakhir hilang ketika kerusuhan Mei 1998. Menurut Ruswiyati, timnya telah memperoleh kepastian bahwa mayat yang ditemukan di hutan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada 1998 adalah Gilang, aktivis PRD Solo.
Endang Purwanti





