Gempa Susulan Masih Akan Terjadi
Sabtu, 03 Juni 2006 | 13:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gempa susulan masih akan terjadi di Yogyakarta dan Jawa Tengah hingga 14 – 20 hari sejak gempa pertama terjadi Sabtu (27/5). Namun kekuatan gempa susulan ini tidak akan terlalu besar, yakni 1–4 skala richter. Kekuatan gempa ini lebih rendah dari gempa pertama 6,2 skala richter.
Kepala Bidang Gempa Bumi Pusat Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Nasional, Suhardjono, mengatakan gempa susulan itu terjadi karena pelepasan energi menuju keseimbangan setelah terjadi pergeseran lempengan. “Keadaan ini akan berlangsung hingga kondisi normal,” kata dia di Jakarta, hari ini.
Karena itu, kata Suhardjono, tidak heran bila pada pukul 23.45 WIB tadi malam masih terjadi gempa berkekuatan 3,3 skala richter. Begitu juga tadi pagi, pada pukul 05.30 masih terjadi gempa susulan berkekuatan 2,9 skala richter. Namun gempa dengan kekuatan di bawah 3 skala richter tidak akan begitu terasa.
Suhardjono menambahkan, berdasarkan prediksi BMG ada beberapa daerah di Jawa Tengah yang rawan gempa, yakni di Kuningan, Prupuk, Cilacap, dan Wonosobo. Untuk mengantisipasinya, warga setempat disarankan agar mendirikan bangunan yang tidak mudah roboh. Warga setempat juga perlu menyiapkan pelatihan tentang cara penyelamatan diri saat gempa.
aqida





