Bantuan Lewat Udara Dihentikan Untuk Efisiensi
Minggu, 04 Juni 2006 | 05:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bantuan melalui udara untuk korban bencana gempa bumi Daerah Istimewa Yogyakarta telah dihentikan sejak kemarin. Penghentian ini dilakukan untuk efisiensi jadwal penerbangan. Demikian keterangan yang diberikan Fredy, Kepala Seksi Angkutan Mayor Penerbang Angkatan Udara Lanud Halim Perdana Kusuma.
Menurut Fredy saat ini telah banyak penerbangan asing yang mendarat di bandara Adi Sucipto dengan membawa bantuan bagi korban gempa bumi. Penerbangan asing yang membawa bantuan itu diberikan prioritas. “Jadwal penerbangan sudah terlalu penuh” kata Fredy dihubungi melalui telepon. Ia mencontohkan kemarin pun telah tiba pesawat dari Kuba yang langsung didaratkan di Adi Sucipto.
Dalam menangani korban bencana gempa ini, telah disiagakan 5 pesawat di bandara udara Halim Perdanan Kusuma dan 5 pesawat di Malang. Jenis pesawat yang digunakan adalah hercules C 130, Foker 27, dan CN 235. Namun sementara ini bantuan akan dialihkan dengan menggunakan kereta api.





