Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PKB Gus Dur Tetap Dukung Pemerintah
Jum'at, 09 Juni 2006 | 01:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Sekretaris Fraksi Kebangkitan Bangsa Marwan Dja'far, menegaskan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di bawah kendali KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) hasil muktamar di Semarang tetap mendukung pemerintah secara konstruktif. “Apalagi kami memiliki tiga wakil di pemerintahan,” kata dia kepada Tempo kemarin.

Ketiga wakil dimaksud adalah Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno, Menteri Percepatan Pembangunan Kawasan Tertinggal Saifullah Yusuf, dan Zanuba Ariffah Chasoh atau Yenny Wahid yang menjadi staf ahli presiden.

Ia menanggapi sikap para kiai penyokong PKB hasil Muktamar di Surabaya yang menilai Presiden tak lagi berpihak kepada mereka. Sebab Pengadilan Jakarta Selatan justru memenangkan gugatan PKB hasil Muktamar Semarang, dan melarang kubu partai itu menggunakan atribut PKB yang sama. Mereka juga mengancam akan mengevaluasi dukungan terhadap Presiden Yudhoyono.

Marwan justru memuji sikap pemerintah yang tak ikut campur dalam urusan konflik PKB. Dia berharap, siapa pun tak menarik-narik pemerintah dalam putusan pengadilan menyangkut konflik internal partai.

Juru bicara kepresidenan Andi Alfian Malarangeng mnegaskan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak pernah ikut campur dalam putusan pengadilan menyangkut konflik internal di tubuh PKB. "Kan ada pembagian tugas dalam trias politika. Bahkan putusan pemerintah, peraturan pemerintah pun bisa dibatalkan oleh pengadilan," kata dia.

Mohammad A.S Hikam menyarankan jika ada salah satu kubu yang kalah dalam konflik PKB, sebaiknya mendirikan partai baru. Di negara manapun, kata dia, tidak ada konflik partai yang diselesaikan di pengadilan. “Biasanya, kalau salah satu kubu kalah, bukan di bawa ke pengadilan, tapi buat partai baru. Tapi belum tentu didukung rakyat,” ujar politisi PKB tersebut.

Hikam yang pernah dikenal sebagai pengamat, menduga konflik di PKB sengaja dipelihara oleh pihak di luar PKB. Konflik ini akan terus terjadi hingga 2009. “Kepentingannya, ya politis.”

Menurutnya, persoalan PKB saat ini justru ada di tangan pemerintah. Jika pemerintah, yang diwakili Departemen Hukum dan Perundang-undangan langsung mengakui salah satu kubu, dia yakin persoalannya tidak akan berlarut-larut. “Kalau salah satu sudah diakui, saya jamin setelah itu mereka akan rekonsiliasi. Kalau tetap ngotot, ya buat partai baru,” paparnya. Raden Rachmadi dan Jobpie Sugiharto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Rakyat Memilih, Pusat Mengatur? | 28 Maret 2005
Imbauan untuk PKB  | 29 Desember 1998
Bantahan Agus Indrawan  | 22 Desember 1998
Rumah Politik FKKB  | 03 November 1998
Rapat Akbar PKB  | 20 Oktober 1998
Langkah Politik Calon Pemerintah Anyar  | 14 Juni 1999
Ini Dia, (Calon) Kabinet Kita  | 14 Juni 1999
Simalakama Lima Besar  | 14 Juni 1999
Siasat Mereformasi Utang Luar Negeri  | 07 Juni 1999
Satu Pemilu Belum Cukup?  | 07 Juni 1999
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Tim 7 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu  Alwi Shihab, Mahfud MD (kanan) didampingi Ketua DPP PKB kubu Alwi Shihab, AS Hikam (kiri) menunjukkan logo baru Partai Kebangkitan Nasional (PKN) pada jumpa pers di Kantor DPP PKB Kalibata, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K15A/460/2003; 20030627]. Dialog Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dengan Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB)  di Gedung Nusantara I DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2002. [ TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020325 ]
Mahfud MD dan AS Hikam
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PKB Jember Kubu Muhaimin Bentuk Fraksi Baru
Massa PKB Cabuti Atribut PKB Pimpinan Choirul Anam
PKB Semarang Tunggu Putusan Islah
Gus Mus Siap Damaikan PKB
A.S Hikam: Sudi Silalahi Bohong
Saefullah Optimis Konflik Politik PKB Segera Usai
Kiai Forum Langitan Bertemu Syaifullah Yusuf
PKB Kubu Anam Tetap Duduki Kantor Menteri Hamid
PKB Menyatakan Tak Terpengaruh Pengangkatan Yenny Wahid
Gugatan Saefullah Yusuf ke PKB Ditolak
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Website

Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk78604 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< June,2006>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data