Rp 10 Miliar Untuk Rehabilitasi Sekolah Akibat Gempa
Jum'at, 09 Juni 2006 | 04:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Departemen Pendidikan Nasional telah menyediakan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk dana rehabilitasi gedung sekolah yang rusak akibat gempa di Jawa Tengah dan Yogyakarta. "Dana ini mulai digunakan minggu depan," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Departemen Pendidikan Nasional, Bambang Wasito Adi, di kantornya, kemarin.
Menurut Bambang, bantuan tersebut akan disalurkan kepada 191 sekolah di tiga kabupaten, antara lain 141 sekolah di Kabupaten Bantul, 40 sekolah di Kabupaten Klaten dan 10 sekolah di Kabupaten Sukoharjo. "Sisanya masih menyusul untuk bantuan tahap berikutnya," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk bantuan bencana tahap kedua, pemerintah menyiapkan dana sebesar 340 miliar yang berasal dari dana di beberapa unit kerja departemen sebesar Rp 220 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Yogyakarta sebesar Rp 30 miliar, DAK Provinsi Jawa Tengah Rp 40 miliar, dan dana dari Menkokesra sebesar Rp 50 miliar.
Dana kedua itu, kata Bambang, akan dicairkan setelah Diknas selesai melakukan verifikasi sekolah yang layak mendapatkan bantuan atau tidak. "Kemungkinan dua minggu lagi bisa disalurkan," katanya.
Sementara itu, dari data di Depdiknas, sampai saat ini tercatat sebanyak 2.736 unit sekolah yang terkena gempa di sepuluh kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Dari jumlah itu, sebanyak 1.495 unit SD, 250 unit SMP dan 198 SMA/SMK dan sisanya adalah kantor Dinas Pendidikan dan gedung pelatihan yang dikelola Dinas Pendidikan.
Rini Kustiani





