Awan Panas Rambah Pemukiman

Rabu, 14 Juni 2006 | 21:23 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:
Sejumlah desa di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, terjamah oleh awan panas. Warga yang baru saja pulang dari barak pengungsian pun panik menyelematkan diri.

Dedy Setiawan (25 tahun), relawan Merah Putih dari Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, terbakar awan pada wajahnya. Dia yang tengah mengevakuasi warga di Dusun Kaliadem Desa Umbulharjo, berhasil menyelamatkan diri dengan menggandul mobil evakuasi yang sarat penumpang.
   
"Tiba-tiba langit menjadi gelap. Yang ada dalam pikiran saya langsung lari, untung ada mobil dan warga yang berusaha menarik tangan saya untuk naik," tutur Dedy. Untuk mengurangi rasa panas, wajahnya dilumuri salep.
   
Menurut dia, dua orang temannya terjebak di dalam bunker di Kaliadem. Padahal bunker itu sudah tertutup oleh timbunan material awan panas.
   
Ketua I Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) Desa Umbulharjo, Misman Raharjo, memastikan aliran awan panas sudah menjangkau Dusun Kinahrejo, Dusun Pelemsari. Pendopo Kaliadem, kata dia, sudah terbakar. Begitu juga dengan gedung Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK).
   
Menurut Hari Prasetyo, Satlak PBP Desa Glagaharjo Kecamatan Cangkringan, awan panas dilaporkan sudah mencapai permukiman penduduk di Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul dan Srunen. "Pipa air bersih juga terputus oleh awan panas," kata Heri. Syaiful Amin dan Heru CN

Topik :






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: