RUU Pemerintahan Aceh Diharapkan Selesai Juli

Sabtu, 17 Juni 2006 | 03:15 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Pejabat Gubernur Aceh Mustafa Abubakar mengharapkan bulan Juli ini RUU Pemerintahan Aceh bisa diselesaikan. Saat ini, katanya, sudah mencapai pembicaraan akhir. Mustafa mengatakan itu di Palembang di sela-sela pertemuan gubernur se-Sumatera di Palembang, kemarin.

Menurut Mustafa, dirinya bersama-sama dengan yang lainnya termasuk perwakilan dari GAM sudah melakukan pertemuan dua hari lalu untuk melakukan lobi terakhir ke pemerintah pusat, DPR RI, Pansus dan Forum Bersama Anggota DPR asal Aceh.

Dalam pertemuan itu disampaikan catatan-catatan akhir tentang hal-hal yang belum terakomodasi dalam RUU Pemerintahan Aceh yang sedang digodok saat ini. Salah satunya, kata Mustafa, adalah soal alokasi dana tambahan. Kalau bisa diperjuangkan 5 persen, tetapi kalau tidak dapat, 3 persen. "Dan sudah disetujui sama dengan Papua 2 persen untuk 20 tahun," katanya.

Selain itu juga dibicarakan soal pengelolaan sumber daya alam terkait dengan kewenangan. Kewenangan ini dilimpahkan dari pusat ke daerah.

Terkait penolakan GAM terhadap RUU dan mengancam akan mengadu ke CMI di Helsinki, Mustafa mengatakan masih akan melihat perkembangan. Namun, dia mengimbau agar GAM aktif dalam proses RUU itu.

Arif Ardiansyah






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: