Presiden Buka Pesta Kesenian Bali

Sabtu, 17 Juni 2006 | 15:58 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta masyarakat tidak menjadikan kebudayaan sebagai sarana komersialiasi yang tidak terarah. Hal ini disampaikan Presiden saat membuka Pesta Kesenian Bali ke-28, di Monumen Perjuangan Rakyat Bali Renon, Denpasar, sore ini.

Menurut Presiden, jika dikomersialisasikan, akan menghilangkan norma-norma dan sendi-sendi luhur kebudayaan. "Jadikanlah pesta kesenian Bali ini sebagai pesta rakyat dan tidak hanya sebagai seni belaka, tapi juga sebagai ajang promosi budaya Bali dan Indonesia," imbau presiden.

Dengan mengenakan busana adat Bali warna hijau dengan hiasan kepala udeng, Presiden mengharapkan pesta kesenian Bali yang diselenggarakan tiap tahun ini mampu kembali mengangkat pariwisata di Bali setelah ledakan bom 2002 dan 2005 lalu.

Sunariah

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: