Presiden: Perangi Islamophobia

Selasa, 20 Juni 2006 | 13:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak para cendekiawan muslim memerangi sentimen ketakutan pada Islam (Islamophobia) yang merebak hari-hari ini pascaserangan ke Amerika empat tahun silam. Para sarjana Islam seluruh dunia sedang berkumpul dalam Konferensi Cendekiawan Muslim Internasional kedua di Jakarta.

Menurut Presiden, Islamophobia merupakan isu penting yang dihadapi umat muslim saat ini. "(Kita harus
tunjukkan bahwa) Islam adalah agama yang damai, rahmatan lil 'alamin," katanya saat membuka
konferensi itu hari ini.

Para cendekiawan yang menjadi corong umat, menurut Presiden, harus mampu menjelaskan kepada umat nonmuslim wajah Islam sebenarnya yang sejuk dan teduh, dan mendengar apa yang mereka harapkan terhadap umat Islam.

Yudhoyono yang berbicara dalam Inggris, kembali menekankan bahwa Islam tidak setuju dengan terorisme yang juga masalah utama umat Islam abad ini. Komunitas muslim, kata dia, harus bersatu memeranginya.

Peserta konferensi datang dari 53 negara di seluruh dunia. Nahdlatul Ulama yang menggagas konferensi tahun
ini. Tak hanya tokoh Islam moderat yang hadir, tapi juga pentolan kelompok Islam "radikal" seperti
pemimpin Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab.

Bagja Hidayat






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: