Mega Diminta Dorong Kebijakan Satu Cina

Minggu, 25 Juni 2006 | 14:42 WIB

TEMPO Interaktif, Beijing: Ketua Komite Nasional Dewan Pertimbangan Politik Rakyat Cina Jia Qinglin berharap Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong pelaksanaan kebijakan satu Cina di Indonesia. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Mega di Beijing, China, Sabtu pekan lalu, terkait pendaratan Wakil Presiden Taiwan di Batam beberapa lalu dengan alasan kehabisan bahan bakar.

Menurut Qinglin, yang juga anggota Komite Tetap Polit Biro Partai Komunis Cina, PDIP sangat tepat dipilih untuk menjernihkan masalah Taiwan-Cina karena kapasitas politik Megawati dulu maupun sekarang. “Saya melihat ada perubahan paradigma di Indonesia sehubungan dengan kasus Taiwan, padahal dulu semasa (presiden) dijabat Megawati hal itu tak tidak terjadi,“ katanya, dalam siaran pers yang dikirim oleh staf khusus Mega.

Mega berpendapat one china policy (kebijakan satu Cina) sudah final maka ia meminta semua pihak di Indonesia memahami dan mengerti aspek historis maupun politik kebijakan itu. “Seperti halnya saya yang ngotot konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia dipertahankan, hendaklah kita menghormati kebijakan negara sahabat,” tutur bekas presiden itu.

Jobpie Sugiharto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: