Puspom TNI AD Periksa 31 Orang Terkait Senjata Koesmayadi

Selasa, 04 Juli 2006 | 20:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) telah memeriksa 31 orang terkait kasus penimbunan senjata di rumah Wakil Asisten Logistik Kepala Staf TNI Angkatan Darat (almarhum) Brigjen Koesmayadi.

"Sampai sekarang sudah 31 orang yang sudah dimintai keterangan, dari pangkat paling rendah sampai kolonel," kata Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto usai menemui Presiden, petang ini di Kantor Presiden, Jakarta, bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Widodo A.S., Kepala Badan Intelijen Negara Syamsir Siregar, dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Djoko Santoso.

Panglima TNI tidak merinci siapa saja ke-31 orang itu. Dia hanya menegaskan jabatan yang paling tinggi yang telah diperiksa adalah kolonel. Namun, tidak tertutup kemungkinan tim pemeriksa juga akan meminta keterangan kepada para jenderal, marsekal, maupun laksamana yang diperkirakan terkait kasus itu.

"Memang perlu dimintai keterangan, saya kira tidak masalah demi mengungkapkan kebenaran," jawab Panglima ketika ditanyakan apakah nanti mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Ryamizard Ryacudu juga akan diperiksa.

Sejauh ini, kata Panglima, tidak ada kesulitan dalam proses pemeriksaan. Pemeriksaan belum sampai pada pemeriksaan terhadap Asisten Logistik Mayjen Kardijono. Pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap.

Sunariah

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: