Komisi I DPR Akan Bentuk Panja

Sabtu, 08 Juli 2006 | 21:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
JAKARTA—Anggota Komisi I DPR dari fraksi Golongan Karya, Yuddy Chrisnandi, mengatakan Komisi I akan membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk masalah kasus penemuan 180 pucuk senjata di kediaman almarhum Wakil Asisten Logistik TNI AD Brigadir Jenderal Koesmayadi. “Tergantung nanti hasil dari penjelasan Panglima TNI. Kalau mencla-mencle, menutup-nutupi, dan tidak ada temuan baru, panja bergerak,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (9/7).

Pada Senin (10/7) pekan depan, kata dia, Komisi I DPR—membidangi masalah pertahanan—akan mengadakan rapat kerja dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto. Saat ini, kata Yuddy, pihaknya sedang menunggu keterangan dari Tim Investigasi Pusat Polisi Militer TNI.

Anggota lainnya, Hepi Bone Zulkarnain, mengatakan bahwa jika nanti yang disampaikan Panglima tidak ada kejelasan tentang manajemen pengadaan dan penyimpanan senjata, barulah panja bekerja. “Kita lihat dulu perkembangan pada penjelasannya Senin nanti,” ujarnya saat dihubungi.

Menanggapi kasus ini, Ketua DPR Agung Laksono meminta—dalam hal ini Komisi I DPR—memeriksa pejabat TNI yang dulu. “Entah itu pejabat yang sekarang maupun yang dulu, dimintai keterangannya,” katanya saat menghadiri acara bakti sosial yang diadakan Gerakan Persatuan Perempuan Kosgoro (GPPK) 1957, Sabtu (8/7), di Jakarta. Agung mengatakan tidak memberikan target waktu kepada Komisi I untuk menyelesaikan hal ini. “Kasus ini kan berkembang terus,” ujarnya.

| Aguslia Hidayah






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: