Menteri Minta Waspadai Pencurian Anggrek Indonesia
Selasa, 18 Juli 2006 | 05:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertanian, Anton Apriyantono, menyatakan Indonesia perlu mewaspadai pencurian spesies anggrek khas nusantara. "Anggrek eksotis kita banyak dikembangkan di luar," kata Anton kepada wartawan usai pelantikan Pengurus Perhimpunan Anggrek Indonesia di Kantor Wakil Presiden, kemarin.
Anton mengatakan potensi anggrek di Indonesia sangat baik dan mempunyai peluang ekspor yang sangat besar dan saingan terbesarnya adalah Thailand. Ia menyayangkan minimnya dokumentasi terhadap budidaya dan ekspor anggrek di Indonesia.
Menurutnya, potensi penjualan di dalam negeri juga besar karena banyak acara-acara yang menggunakan anggrek untuk dekorasi. Anton juga meminta agar Indonesia memaksimalkan produksi anggrek lokal dan tidak perlu melakukan impor.
Indonesia, kata dia, harus melakukan konservasi terhadap anggrek-anggrek khas. Untuk meningkatkan keberagaman, lanjutnya, perkawinan silang juga perlu dilakukan.
Oktamandjaya Wiguna





