Wakil Presiden Gelar Rapat Penyaluran Dana Korban Gempa
Rabu, 19 Juli 2006 | 11:07 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan memimpin rapat penanganan korban gempa bumi Jawa Tengah-Yogyakarta di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta, Rabu pagi ini.
Selain membahas kekurangan jaminan hidup terhadap korban gempa, rapat yang diikuti oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gubernur Jawa Tengah, Mardiyanto, juga membicarakan teknis pembagian dana rekonstruksi rumah korban gempa.
Sebelum memimpin rapat penanganan korban gempa, Jusuf Kalla terlebih dahulu membuka Federation of Islamic Medical Association (FIMA) International Scientific Convention yang juga berlangsung di Istana Kepresidenan. Jusuf Kalla didampingi Menteri Kesehatan RI Siti Fadhilah Supari.
Jusuf Kalla mendarat di Bandara Adisucipto pukul 09.20 dengan pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara. Setekah itu, melalui jalan darat rombongan Wakil Presiden menuju Istana Kepresidenan di Jalan Ahmad Yani Yogyakarta.
Juru bicara Pemerintah Provinsi Yogyakarta, Alex Syamhuri, rapat memfokuskan pembahasan penyaluran bantuan jaminan hidup korban gempa 27 Mei yang hingga kini masih kurang Rp 36,23 miliar. Selain itu, kata dia, rapat juga akan membahas teknis penyaluran bantuan rekonstruksi pembangunan rumah warga yang roboh dan rusak berat akibat gempa.
"Untuk Yogyakarta dan Jawa Tengah, dana rekonstruksi yang sudah diturunkan oleh pemerintah pusat baru sebesar Rp 1,2 triliun. Yogyakarta mendapat alokasi Rp 749,795 miliar. Angka itu sangat kurang karena jumlah rumah roboh dan rusak berat mencapai sebanyak 206 ribu," katanya.
Hingga saat ini dana rekonstruksi belum disalurkan karena pemerintah daerah masih belum menemukan metode yang tepat mengingat dananya yang sangat kurang.
Syaiful Amin





