Kementerian Lingkungan Hidup Buat Peta Bencana
Sabtu, 22 Juli 2006 | 02:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) membuat peta mitigasi bencana untuk mengetahui pola gempa, terutama tsunami, di wilayah Indonesia sehingga dapat diambil langkah pengamanannya.
Sejauh ini pemetaan itu belum dilakukan di semua daerah dan masih difokuskan di daerah Yogyakarta, Pangandaran, Banten, dan di titik-titik rawan gempa dan tsunami di sepanjang pantai selatan.
"Kita analisis baik kejadian kemarin maupun yang diperkirakan akan kejadian sehingga kita tahu polanya bagaimana jika di masa depan terjadi," kata Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, di kantornya kemarin.
Peta dan hasil analisa KLH akan direkomendasikan kepada departemen-departemen terkait, misalnya Departemen Kehutanan, Pertanian, dan Pekerjaan Umum untuk proses rekonstruksi.
Terkait hal itu, kata Rachmat, pihaknya telah mengajukan rekomendasi kepada Departemen Pekerjaan Umum dalam revisi UU Tata Ruang sehingga nantinya akan ada alokasi wilayah dari bibir pantai untuk digunakan sebagai green belt. Green belt itu akan ditanami beberapa vegetasi tanaman pantai, misalnya mangrove yang berfungsi menahan gelombang tsunami.
Nur Aini





